Pak Risfan, mas Eko, Uda Eka, Pak Bambang SP, dan sahabat Referensiers Ysh,
Benar sekali apa yang dikemukakan oleh pak Risfan bahwa pendekatan "mainstream economics" yang sangat teoritis seringkali tidak melihat realitas yang ada, khususnya dalam konteks kebijakan. Tapi memang itulah tugas ilmu ekonomi murni barangkali ya... Teman-teman saya yang mainstream economist seringkali guyon: pertumbuhan ekonomi di Jakarta tahun 2010 akan mencapai 6%. Tapi kalau tidak direcoki oleh economist, DKI akan bertumbuh 7%... he he he. Jadi intinya, ketika kita sudah berbicara pada tataran policy maka harus ada kombinasi antara realitas lapangan dan landasan teoritis. Dari sisi realitas inilah maka barangkali economic geography mencoba menjembati dunia teoritis dengan kondisi real. Kondisi real tersebut adalah bahwa pendekatan kebijakan untuk daerah maritim seharusnya berbeda dengan daerah kontinental. Inflasi di Kepulauan Riau tidak semata-mata karena "demand pull", "cost push inflation" ataupun "imported inflation", tetapi karena faktor kondisi geografis yang akan berpengaruh terhadap transport cost. Saya kira Eropa cukup kuat kajian "spatial economics" (yang bersinggungan sangat erat dengan economic geography), dengan tokoh antara lain Peter Nijkamp (Vrij), Rietveld, Dirk Stelder, dll, demikian juga beberapa scholars di di London School School of Economics and Political Science (LSE), Skandiavia (Swedia, Norwegia). Banyak tulisan scholar spatial economist yang berbicara tentang cluster, regional innovation, smal medium enterprises. (SME). Tentu saja di Prancis cukup kuat, khususnya tempat rekan Eko belajar. Hal-hal inilah yang tidak diketemukan dalam "mainstream economics", namun mahasiswa tetap punya dasar teori ekonomi mikro dan makro, termasuk konsep perencanaan (ekonomi). Wah senang sekali dengar bahwa disertasi rekan Eko yang akan pakai Spatial Statistics. Para ekonom sudah semakin sadar dan mulai menyadari jika spatial statistics lebih tepat digunakan dalam konteks regional. Saya kira rekan Ibnu Syabri (pengajar PL ITB) adalah salah satu scholar yang paham betul spatial statistics dan spatial econometrics. Bravo rekan Eko. Wassalam, Nuzul Achjar

