Menarik sekali Pak Rifki ttg Pasar uang syariah yg ideal seperti yg bapak
bilang. Jangan2 paradigma baru di pasar uang dunia setelah era krisis global
adalah pasar uang yg berbasis penyertaan saham ya?
kalo di Inggris sendiri perkembangannya gimana Pak?..maksudnya bukankah
Eropa adalah salahsatu pihak yg juga merasa dirugikan akibat krisis global
yg disebabkan krisis pasar finansial di AS...saya dengar-dengar di Inggris
mereka sudah mencoba menerapkan sistem keuangan syariah cuma secara label
mereka gak mau memakai nama syariah

Pada 17 Desember 2008 18:04, rifki ismal <[email protected]> menulis:

>   Assalamu'alaikum wr wb
>
> Apa kabar Mas Boy?
> Semoga Mas Boy baik dan lancar dalam menjalankan tugas, amin.
> Boleh Mas, insya Alloh akan saya siapkan paper/literatur terkait Islamic
> monetary management.
>
> Akan tetapi sejauh pengamatan saya, pasar uang syariah di dunia ini yang
> berkembang baru di middle east (bahrain, dkk) dan Malaysia. Namun
> sayangnya sebagian besar kontrak mereka berbasis akad yang masih belum
> diterima semua mahzab suni secara umum (termasuk di negara kita) yaitu
> commodity murabahah/tawaruq (middle east) dan bay al innah dan bay al
> dayn (malaysia). Tetapi secara umum format ideal pasar uang syariah adalah
> dihuni oleh instrument2 investasi (bukan debt) tradable yang dikeluarkan
> baik oleh pemerintah dan bank sentral (seperti di sudan, pakistan, dll)
> maupun oleh swasta termasuk tentunya sukuk.
>
> WaAllohu'alam
> Wassalam
> Rifki Ismal
> PhD Student in Islamic Banking and Finance
> Durham Islamic Finance Program (DIFP)
> School of Government and International Affairs - Durham University
> The Al Qasimi Building, Elvet Hill Road (DH1 3TU), United Kingdom
> Email : [email protected]
>

Kirim email ke