Sorry ikut nimbrung juga..... Setahu saya memang penghasilan guru part time di BimBel lebih besar, apalagi Les Privat. Oleh karena itu utk menutupi kekurangan gaji pokok banyak guru yg harus "Nyambi" kesana kemari dari sore sampai malam. Lalu kapan waktu utk mempersiapkan bahan pelajaran utk murid2nya (dgn mutu tinggi), memperdalam IT (supaya melek Teknologi), memperdalam ilmu faknya, dll? Mungkin mulai banyak guru yg dpt melakukan itu semua, shg Indonesia sudah mulai unjuk gigi di Olimpiade Fisika Internasional, lalu apa yg sudah mereka (guru) terima?? Dulu Malaysia mengimpor guru/dosen dari Indonesia, sekarang di bdg pend, Ind sdh tertinggal dr Malaysia, mungkin karena penghargaan mereka sangat tinggi kpd guru (antara lain indikatornya ya penghasilan/honor relatif dibandingkan profesi lainnya) Memang kita tdk bisa membandingkan dgn negara lain, oleh krn itu saya membandingkan relatif dgn profesi lainnya, misalnya guru di Ind, gajinya mungkin jauh dibawah penghasilan tukang ngamen di perempatan lampu merah...
Paulus SB --- In [email protected], "Didik Muharam" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sorry ikut nimbrung lagi neh... > > > > Saya gak tau masalah data2 gaji ataupun segala macam tentang guru. > > Tapi saya pernah merasakan menjadi seorang guru sebuah bimbingan belajar > selama hampir 3 tahun. > > Sebagai informasi, saya sekolah dari jam 8-14.00 dan mengajar jam 15.00- > 20.00 dana bekeluarga. > > > > Dalam pengalaman saya itu, saya berpikir, apakah memang benar guru itu > berpenghasilan kecil??? > Karena menurut saya, dengan saya bekerja part time, saya mendapat > bayaran yang cukup (kalau tidak bisa dibilang lebih). > > Mungkin hanya pola pikir saja yang menurut saya agak salah. Sebagian > besar lulusan IKIP (calon guru) berpikiran harus menjadi PNS. > > Padahal banyak lahan pekerjaan di bidang pendidikan yang tidak harus > menjadi PNS tetapi mendapatkan bayaran yang cukup (sangat) layak. > > > > Hal ini seharusnya juga dapat menjadi pelajaran bagi pemerintah. Kalau > sekolah negeri mereka mau kebagian guru, bayarannya harus layak. > > Tetapi dari sisi guru pun, mereka harus dapat menjaga kualitas > pengetahuan mereka agar dapat bertahan di lembaga non PNS. > > Dan tentunya jangan dilupakan bahwa tugas guru terdapat unsur sosial > didalamnya. Jadi membawa pekerjaan ke rumah demi anak murid mereka > > harus disikapi dengan lapang dada, tanpa perlu adanya bayaran lebih > untuk itu. > > > > Thanks for ALL.... God Bless Teacher....
