Soal larangan/anjuran Mas Luky dan bbrp rekan lain agar diskusi jangan mengaitkan agama, telah juga di tanggapi oleh Mas Amrie dan bbrp teman termasuk saya, bhw hal itu tak mungkin. Agama itu kan juga pandangan hidup, setidaknya begitulah Islam.. Bahkan bisa juga ber samina wa athona.. aku dengar dan aku taat.. suatu filosofi yg juga dikenal dalam agama Kristen..
Kalo soal jangan sampai ada konflik sektarian.itu kita semua setuju... .. caranya , yang pertama ya santai aja berdiskusi.danbetrbeda pendapat... yang kedua .. kalau jd panas juga ( namanya manusia) ya di potong aja sama moderator... gampang kan... dan kita bicara lagi hal lain... Saya bukan penganut sekularisme yg harus memisahkan segala galanya dari agama.. , tapi sy sekularis juga dalam pengertian pokoknya tidak merasa ada agama yang boleh mendapat keistimewaan dr pemerintahnya.. jad sama sajalah jaraknya pemerintah dgn semua agama, sementara kita sbg penganut agama tertentu .. boleh boleh aja nggak mau poligami dilarang... tetapi menghormati aja kalau ada yg mau sebaliknya... Begitupun boleh kalau ada yg mau mensyahkan perkawinan sejenis.dan ad apihak yg nggak setuju krn keyakinan agamanya . , ... kalau di ranah negara.. biarlah perjuangkan aturan itu secara konstitutional.. Dalam kasus perkawinan sejenis... kalo nggal salah cerita ttg sodom gomorah itu kata kitab suci Islam dan Kristen.. memang hukuman Tuhan akibat perilaku sex sejenis ya.. CMIIW.. Kalau yg dalam tataran pribadi.. kita menolak melakukan yg dilarang NYa.. tanpa memaksa aapa lagi dgnkekerasan orang lain yg berda pendapat utk berbuat sama dgn kita... Kata ajaran agamaku .".. Allah tidak akan menanyakan perbuatan orang lain kepada kita.. seperti kesalahan kita juga nggak akan di tanyakan pada orang lain"... ( ini juga ayat lho) Jadi Mas Luky dkk santai ajalah.. kalau orang merasa perlu menyampaikan pandangan yg sesuai dgn pandagan hidupnya... kita buktikan FPK ini bisa diskusi dgn matang dan jernih. Susah banget kalo aku nggak boleh bilang.. ya aku menolak ... itu... krn agamaku melarang..bahkan jika aku belum paham .. krn belum dapat hidayah.. kenapa itu dilarang... . Salam Haniwar Cuma setuju jangan sampai At 03:08 PM 3/30/2007, you wrote: >Mas, > >Sekali lagi terima kasih untuk tanggapannya. Terus terang, saya memang >akan betul-betul kesulitan untuk mengomentari masalah lesbianisme tanpa >mengaitkannya dengan akar dari masalah itu sendiri. Kalau menurut mas kan, >lesbianisme itu mungkin ada kaitannya dengan masalah genetika/patologis. >Nah, saya kasih perspektif agama. Apalagi penolakan terhadap kaum >lesbian/homoseks di negeri ini ya kaitannya sama ajaran agama, mas. >Makanya, menurut saya, nyaris mustahil melepaskan diskusi ini dari unsur >(ajaran) agama. Tapi, sudahlah, mudah2an posting-posting saya sebelumnya >tidak memancing konflik sektarian seperti yang mas khawatirkan. Amiin. > > >Terima kasih. > >Salam hangat, > >Amrie
