Judul posting ini sebenernya saya tidak sepakat. Mungkin lebih baik jika ditulis LASKAR YANG BERJASA (Pejuang)
Mereka dulu jagoannya SPM Manual, jagoannya ngitung pake mesin hitung yang mirip kalkulator (yang kalo salah, mesti ngulang dari awal..) Beliau-beliau adalah bagian dari kita (dari sisi positif), maka hargailah beliau. Posisikan pada tempat yang selayaknya. Ide untuk menjadikan para Pejuang sebagai Penyuluh sudah ada sejak tahun2 yang lalu dalam konteks Pemeriksa Satker (ingat, sebentar lagi hampir semua berkas pengajuan SPM ada di satker termasuk SPM Gaji) tentunya riskan terjadi kesalahan yang tidak terdeteksi KPPN, sementara kalo salah bayar?? KPPN !!! Ini perlu Penyuluh/Pemeriksa. Dan ahlinya memeriksa tentu KPPN. (Lha wong kurang 1 berkas aja ketahuan ko.. hehehe) Jadi tinggal memposisikan para Pejuang pada posisi dimana mereka tetap bisa produktif. Keuntungannya : 1. Pegawai/para Pejuang tetap ada di Ditjen PBN (bekerja) 2. Para Pejuang dibagi dalam kelompok2 kecil untuk membina beberapa satker bahasa kerennya Consultant (layaknya Satker pegangan pegawai di Seksi PB, para Pejuang bertanggung jawab terhadap kinerja Satker binaannya -> SPM,Rekon,Laporan2 dll.) 3. Para Pejuang masih bisa berjasa dengan meminimalisir kemungkinan salah dalam pengajuan SPM sebelum tiba/masuk ke KPPN. 4. Pegawai di KPPN bisa bekerja dengan cepat dan tepat, sebab sebelum SPM dll masuk ke KPPN, sudah ditangani oleh para Pejuang (poin 2)terlebih dahulu. 5. Status Kepegawaian para Pejuang bisa Pegawai yang diperbantukan (hanya dapet gaji dari KPPN, Satker tidak boleh mencantumkan nama pegawai tsb dalam daftar gaji/honor satkernya) 6. Cita2 KPPN dengan 20an Pegawai bisa terealisir, sebab para Pejuang ga perlu ngantor tiap hari ke KPPN (bisa seminggu sekali, absen di Kantor satker, Lapor ke bos KPPN, apa2 yang telah dikerjakan dalam 1 pekan -> ini bisa digunakan untuk menentukan job Grading, kalo Satkernya bagus, Job Grading bisa naik..) Mudah2an Moderator bisa menyampaikan postingan ini ke Bag.Kepegawaian, barangkali bisa nambah inspirasi. (ato ide ini sudah keduluan? hehehe) Bagaimana Moderator ?
