Idealnya memang begitu den loesi, tapi realita di lapangan akan sangat susah
diterapkan,
daripada mengambil resiko yang besar maka kanpus punya kebijakan untuk
melimpahkannya ke kanwil (semacam lepas tangan, lempar tangan, sembunyi
tangan atau apalah namanya) dengan alasan kanwil yang lebih tau kondisi di
lapangan. untuk posisi yg lowong, mungkin akan diisi oleh anak prodip yang
sekarang sedang magang atau mungkin perekrutan pegawai baru karena pegawai
yg ada dinilai kurang kompeten yg dibuktikan dengan sedikitnya yg lulus test
seleksi kppn percontohan.

Salam,
k.anam

Pada tanggal 20/09/07, Den Loesi <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>   Saya hanya pengen nanggapi(ato pertanyaan) yang satu ini,..
> B. KITA HARUS MENCIPTAKAN PEKERJAAN (TERUTAMA UNTUK DI KANWIL)
> Pegawai yang "digusur" oleh pola Percontohan dan ditempatkan di
> Kanwil tidak perlu berkecil hati, jangan merasa sebagai "laskar tak
> Berguna". Banyak pekerjaan yang harus "digali" di Kanwil. Dan juga
> masih banyak kesempatan, tak lulus prima bukan berarti dunia
> runtuh..keep learning. Beliau mencontohkan tentang kegagalannya dalam
> beasiswa ke luar negeri di masa lalu.
>
> Tanggapan:
> Klo jaman sekarang sih emang susah nyari kerjaan tapi harus bikin
> kerjaan, tapi sebagai PNS bukankah kerja kita dah diatur sesuai
> dengan tupoksi masing2, dan mungkin sekarang lebih ditekankan pada
> efektivitas dan efisiensi kerja khan(gimana cara nyelesain kerjaan),
> dan bukankah di kanwil2 pada umumnya dah kebanyakan pegawai???
> Trus untuk apa mereka kesana????
> Disisi lain banyak KPPN2 didaerah yang kekurangan pegawai karena
> "dicomot" KPPN P, nah bukankah disitu ada posisi lowong tu??
> Kenapa g "dioper" aja kedaerah??
> Loesi yakin klo didaerah pasti disambut dengan hangat karena memang
> ada yg kekurangan pegawai, daripada bejibun di kanwil pada "lontang-
> lantung" gitu,.....ntar dikira g ber"INTEGRITAS" khan jadi freepot
> tujuh turunan,...:D
>
> V n L
>
> 
>



-- 
Hanya seorang hamba yang berusaha menjadi lebih baik.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke