setahu saya, yang ada muncul simbol baru untuk menekan islam dan bukan adu 
simbol agama. mengenai kebenaran bahwa mereka menggunakan kejadian tersebut 
untuk mendapatkan suaka ke negeri lain itu adalah sangat benar karena mereka 
kebanyakan lari ke negara amerika (asylum) dan lucunya mereka ingin kembali ke 
negara indonesia dengan alasan ingin jalan-jalan. karena sesuai dengan 
kesepakatan dengan lawyer mereka bahwa apabila mengajukan suaka maka jangan 
sekali-kali menginjakkan kaki di negara indonesia apalagi ada sanak saudara 
yang tertimpa musibah. That was very very sad but what can one do! THAT"S THE 
RULE!!


bentala2002 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Sepengetahuan saya, pada saat 
itu juga tidak ada yang memakai simbol-
simbol agama, yang ada hanya pemisahan antara pribumi (yang ini 
dituliskan disetiap pintu) dan non-pribumi.

Kalau soal perkosaannya sendiri, saya sangat percaya itu ada, baik 
pemerkosaan fisik dan mental.

Jadi, tidak ada simbol-simbol agama sama sekali, atau ini juga 
propaganda yang lain??

Kalau boleh tahu, sumber FBI-nya darimana ya? Bagaimana kalau sumber 
berita, apalagi mengutip dari satu institusi di lampirkan?

Terima kasih.

>

Kirim email ke