Lho memangnya IPDN institusi militer. Kalau mau mendidik yang baik, pergunakan 
cara2 pendidikan yang wajar tanpa kekerasan tapi dengan fakta dan informasi 
serta cara mendidik yang baik dan disiplin, jangan semua di sangkut pautkan 
dengan militer. Saya banyak mengikuti pendidikan yang didasarkan kepada 
kejadian nyata dan bagaimana caranya mengatasi dan bukan balas dendam semasa 
junior. Masa plonco2an sudah basi dan marilah kita anjurkan kepada para siswa 
IPDN supaya berpikir dewasa dan membimbing para junior dan bukan menyiksa 
dengan alasan acara plonco2an. Sedih sekali membaca kejadian2 yang tidak pernah 
teratasi atau tidak mampu diatasi oleh para pendidik di IPDN.
   
  Salam prihatin
  BS

deronda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          USULAN:
Saya tidak setuju disilipin militeristik dihilangkan. Cuma
bagaimana kalau sebelum masuk IPDN harus masuk wajib militer dulu selama 2 
tahun yang dibina TNI AD kita, di tempat terpisah? Kita contohi Korea Selatan 
dan Singapura.

Lalu setelah itu tinggal model perkuliahan umum saja selanjutnya di IPDN sama 
seperti perguruan tinggi lainnya.

Jadi yang mendisiplin itu orang terlatih bukan senior-seniornya!

Salam,
Daniel



         

 
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke