Rekan Ida Bagus Arka,
   
  Sebenarnya sudah ada beberapa upaya untuk meningkatkan taraf hidup para 
nelayan, melalui berbagai penyuluhan dan pelatihan dan juga kesempatan ikut di 
perikanan industri seperti perikanan laut dalam yg salah satunya dilakukan oleh 
PT Samudra Besar di Denpasar Bali.  Di Jakarta jenis perikanan laut dalam juga 
ada yg berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Muara Baru.
   
  Sayangnya upaya penyuluhan Perikanan juga terkena lesu darah, sementara 
perikanan industri tidak bertumbuh kembang seperti yg diharapkan sehingga daya 
serapnya terhadap nelayan2 tradisional juga tidak cukup signifikan.  Salah satu 
masalahnya adalah tidak dikuasainya jaringan pemasaran ikan tuna oleh Indonesia.
   
  Ada juga keganjilan2 di bidang perikanan tangkap ini, banyak nelayan2 asing 
yg memasuki perairan Indonesia bai legal maupun ilegal.  Melihat kenyataan ini 
kan tidak mungkin nelayan2 asing ini jauh2 datang ke Indonesia kalau usahanya 
tidak menguntungkan.  Namun kalau kita tengok keluhan yg muncul dari "Nelayan" 
Indonesia salah satunya adalah mahalnya atau ketidak mampuan mereka membeli 
bahan bakar untuk operasi.  Padahal hasil tangkapnya dijual/diekspot ke luar 
negeri.  Bandingkan dengan nelayan2 asing yg datang ke perairan Indonesia?? 
Atau mereka dapat subsidi BBM dari pemerintah mereka???
   
  Jadi banyak sekali masalah yg ada di dunia perikanan khususnya nelayan 
tradisional, yg saya pikir keadaannya/taraf hidupnya tak kunjung beranjak ke 
arah yg lebih baik.  Tidak cukup hanya berteriak bahwa mereka harus ditolong, 
perlu pemikiran matang dan konsisten serta implementasi yg terukur dan terus 
menerus.
   
  Salah satunya adalah memberdayakan lagi gabungan antara penyuluhan lapangan 
Perikanan dan penelitian dan pengembangan usaha.
   
  Sebagai contoh setahu saya di daerah Jawa Timur ada nelayan yg juga petani, 
jadi manakala musim sedang tidak memungkinkan mereka melaut, maka mereka bisa 
beralih ke pertanian atau kerajinan/industri rumah tangga.
   
  Salam
  Kukuh Kumara

Ida Bagus Arka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Bisakah para nelayan pantai Jakarta itu bekerja di peruhaan2 
penangkapan ikan menengah - sampai besar? Pengalaman melaut dan menangkap ikan 
merupakan salah satu keunggulannya. Yang saya ketahui, ada PT Perikanan Samudra 
Besar dan persahaan2 lainnya. Perlu ada institusi yang memikirkan dan mencari 
solusi alih lahan mata pencaharian para nelayan itu.
Salam prihatin
IBA
----- Original Message ----- 
From: firdaus cahyadi 
To: [email protected] 
Sent: Friday, April 20, 2007 5:15 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Mari kita bela nelayan Jakarta !!!

Nelayan akan menjadi lebih baik dengan reklamasi pantai utara jakarta?

Alasan yang mengatakan bahwa nelayan akan lebih baik bila mata pencariannya 
digusur dama dengan alasan ketika gubernur jenderal sutiyoso menggusur becak di 
jakarta. Apakah setelah mereka digusur dari jakarta nasib mereka jadi lebuih 
baik? 

Cobalah kawan2 berpikir dengan lebih jernih, apakah adil jika nelayan digusur, 
nafkah mereka dihilangkan dan dipaksa beralih profesi hanya karena laut dan 
sumber daya alamnya digunakan untuk kepentingan orang kaya? Ingat reklamasi 
pantura nantinya akan digunakan untuk membangun kawasan komersial baru dan 
pemukiman mewah...

Saya rasa para pengambil keputusan pembangunan di jakarta yang mengijinkan 
reklamasi pantura bukan saja tidak punya otak tapi juga hati nurani...

kukuh kumara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Maaf kawan, saya mungkin melihatnya 
dari sisi yg berbeda, mungkin dengan adanya tekanan yg bertubi2, maka para 
nelayan bisa memperoleh mata pencaharian yg lain. Sebab kalau tetap menjadi 
"nelayan" seperti saat ini, itu lebih tidak manusiawi.

Mudah2an mereka tergerak dan ada yg membantu peralihan mata pencahariannya dan 
lebih baik dari sekarang, sebab yg ada sekarang jauh lebih buruk ketimbang 
"mungkin"puluhan tahun yg lalu, kalau tetap jadi nelayan. Apalagi kalau sekedar 
nelayan tradisional.

Salam
Kukuh

[Non-text portions of this message have been removed]



         

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke