wah lain dengan kantore saya.
penginnya atasan dipilih oleh bawahan.
tapi begitu datang masa pemilihan
hampir semua menolak dicalonkan
eh.. entah sekarang ding.. setelah
tunjangan struktural ditingkatkeun
agar nggak sering nunjang-nunjang
btw,
inginnya bbpt itu dipingping oleh guru besar
dari ngite-be ato ngite-es... khususul khusus buat
ngejar ketinggalan technology yang berkenaan
dengan dunia transportasi, telekomunikasi,
industri dan fabrikasi.
yang di luar itu, sebangsa bioteknologi,
kelautan (wah.... mas marto gerah nih...), kehutanan
dan ke-hutang-an.. apalagi keagamaan, biarlah dipegang oleh
lai-balai yang sejak dulu telah tersedia.. biar nggak terlalu
jauh improvisasi mereka... dalam menentukan objects dan
subjects of study, reasearch and depelopment... daripada
selama ini jadi developer? dengan tukar guling tanah, hayo..
ngelanum ah... mumpung hujan rintik-rintik.. jadi nganggur!
Subscribe to wjseto
Powered by www.egroups.com
----- Original Message -----
From: Yap <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, April 15, 2000 1:44 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] guru!
Terima kasih atas ketertarikannya.
Sudah sejak 1983, dan nyatanya ok ok saja.
Kalau mau copy konsepnya, nggak masalah, tetapi kalau ingin tahu tempatnya
jangan dulu.
Saya introkan filosofi dasarnya, kalau perlu diskusi lanjut lanjut boleh
boleh saja.
Hebat juga kalau BPPT sudah melakukan pemilihan pimpinan unit kerja oleh
(calon) anak buahnya.
Numpang tanya, pimpinan di BPPT yang dipilih (calon) anak buahnya itu
performance appraisalnya oleh siapa?
Oleh atasannya atau bawahannya?
yap
----- Original Message -----
From: "Wisnu Ali Martono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, April 15, 2000 11:19 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] guru!
> On Fri, 14 Apr 2000, Yap wrote:
>
> > total, ya susah, tetapi kalau diiris kecil kecil kan terdefinisi juga.
> > Bisalah, asal mau. Artinya mau mikir dikit, jangan cuma mau terima
> > matangnya. Kalau nggak mau ngerjain sendiri, saya juga bisa siapkan tim
> > konsultannya. Nggak akan semahal PwC dah...
>
> WAM:
> Menarik sekali tulisan anda. Betulkah, anda sudah menerapkan konsep
> pegawai milih gajinya sendiri itu? Di mana? (Japri aja kalau takut semua
> tahu).
>
> Di BPPT sudah mulai diterapkan konsep _bawahan milih atasan_. Jika dulu
> atasan dipilih oleh atasannya lagi, sekarang tidak. Masa kerja atasan
> adalah 2 tahun. Tiap dua tahun dilakukan pemilihan kembali. Jadi, atasan
> nggak bisa macem-macem lagi. Kayaknya, di lingkungan PNS, model begini
> baru diterapkan di BPPT. At least, sekarang atasan saya berusaha mengikuti
> kemauan anak buahnya dan berusaha _memajukan_ satuan kerja yang
> dipimpinnya. Dengan _akibat_, jika sukses, penghasilan ikut bertambah.
> Nggak perlu korupsi, nggak perlu memperberat APBN. Profesionalisme
> meningkat.
>
> Persis kayak presiden lah. Kalau macem-macem, dua tahun lagi kita geser.
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!