On Sat, 15 Apr 2000. Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> WAM:
> Sampai ke level deputi (di bawah menteri) yang milih adalah anak buahnya.
> Dalam hal deputi, yang milih adalah direktur-direktur di bawahnya. Hampir
> saja kita lakukan hal yang sama untuk jabatan Ka BPPT (dipilih oleh
> Deputi). Tapi nggak berhasil, wong itu prerogatifnya presiden. Coba, kalau
> itu berhasil dilakukan dan ditiru Departemen lain, kan parpol pada ngaplo
> nggak bisa narok orangnya. Tapi, kali konsep ini terbatas di tingkat
> dirjen ke bawah ya?
yap:
Luar biasa! Kalau begitu siapapun Ketua BPPTnya nggak masalah ya. Sistem
dibawah sudah solid.
Mestinya ini disosialisasikan kesemua Departemen.
Nggak masalah Menteri-nya buat bancakan parpol, kan cuma jadi pajangan, yang
penting sistem dibawahnya jalan bagus.
Paling tinggal mengontrol kalau kalau terjadi kolusi.
> WAM:
> Oleh bawahan. Nantinya, tiap dua tahun akan ada pilihan atasan baru. Nah,
> di situ lah bawahan _berkuasa_. Iya sih, tergantung persepsi tiap anak
> buah. Yang jelas, kalau dianggap tidak sukses menjalankan mandatnya, ya
> pasti nggak diberi suara lagi.
yap:
Bisa agak konkrit, mandatnya itu misalnya apa?
Yang saya ingin tahu apakah mandat itu berisi keinginan bawahan atau
keinginan BPPT.
>WAM:
> PS. Nek sing nilai atasan, ya kembali lagi ke sistem lama mbah. Wong kita
> mau pakai sistem baru kok. Biar atasan tidak semau wudelnya sendiri dalam
> mengelola unit kerja.
yap:
Kalau nggak salah di PNS ada DP3 untuk individual performance appraisal.
Apakah DP3 (atau semacamnya) diisi atasannya atau diisi berdasarkan angket
(tanpa nama) dari seluruh bawahannya, kemudian atasannya tinggal memindahkan
hasilnya dan menanda tangani? Idealnya performance appraisal per 6 bulan,
kalau 2 tahun ya kelamaan.
>WAM:
> Yang jelas mbah, di BPPT suasana kerja amat demokratis. Artinya, bawahan
> tidak perlu munduk-munduk di hadapan atasan. Atasan pun bisa kita _marahi_
> jika menurut logika kita yang dilakukan atasan itu salah. Di mana lagi
> bisa ditemukan suasana kerja macam ini mbah?
yap:
Apakah dengan suasana kerja seperti itu motivasi dan kepedulian karyawan
meningkat?
Apakah kinerja tim juga meningkat?
Ada nggak hasil konkrit (finansial, misalnya) bagi karyawan selain
'kebebasan' itu sendiri?
yap
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!