Bung Harya,
Anda yakin Bus Way ini sekarang digunakan oleh mantan pengguna
kendaraan pribadi?
Saya kok tidak banyak menemukan teman2 yg tadinya menggunakan
kendaraan pribadi lalu pindah ke Bus Way.
Saya sendiri kebetulan adalah salah satu pengguna kendaraan pribadi yg
berpindah ke Bus Way.
Hasil yg saya dapatkan adalah:
- Tiba di kantor lebih lama daripada ketika naik kendaraan Pribadi
- Harus Jalan kaki berpindah jalur Bus Way
- Harus menunggu setengah jam, bahkan seringkali lebih dari 1 jam
untuk bisa naik Bus Way
- Harus berhimpit2an dan berkeringat di antara para pengantri Bus
Way ketika menunggu Bis
- tidak flexibel ketika harus ada meeting ke tempat lain karena
jalur Bus Way tidak selalu ada
Semasa2 saya naik Bus Way itu saya sering bertanya2 dalam hati, apa
sih keuntungan saya naik Bus Way? Terus terang nggak ada, kecuali
acungan jempol dari anda.
Tapi apa untungnya bagi saya dapat acungan jempol dari anda? Emang
jempol anda jempol berlapis emas?
Bus Way itu (saat ini) cuma cocok bagi mantan penguna Metro Mini dan
Bus2 lainnya.
Namun sangat mengada-ada jika mengatakan Bus Way adalah solusi
transportasi bagi para pengguna kendaraan pribadi.
salam,
-bank al-
2008/12/24 Harya Setyaka <[email protected]>:
> Bung.. setuju mengenai pengguna angkot! sy selalu acungi jempol mereka yg
> meskipun punya mobil/motor, tapi mau naik angkot/busway.
> makanya.. prioritas yg sudah dilakukan oleh pemerintah adalah program
> busway.. sehingga naik angkutan umum tidak kena macet.
> Pengemudi busway pun lebih tertib dari angkot lainnya.. makanya.. program
> busway kan tidak pernah dihentikan, tapi terus diperbaiki.. paham bung?
> langkah2 konkret steriliasi jalur busway jg sudah dilakukan Bung. Bahkan
> dengan atau tanpa dukunga kepolisian TransJakarta terus aktif mengamankan
> jalur.
> Anda kan tahu bahwa Polisi Lalu Lintas bukan di bawah Gubernur, dan dia
> punya 'diskresi' utk tidak menindak pelanggaran jalur busway. Ini pun
> masalah yg mana sy kemukakan dalam rapat pembahasan RUU Lalu Lintas Angkutan
> jalan, agar PoLanTas didesentralisasi juga, dan berada dibawah kepala daerah
> sehingga traffic management optimal.
> sebaiknya anda perdalam dulu perbedaan antara angkot dan busway,
> perkembangan busway akhir-2 ini... dan dampak-2 positif-nya. jangan sok tahu
> dari kejauhan.